Cara Berdagang Sesuai Syari’at Islam

Cara berdagang sesuai syari’at IslamDi zaman yang modern ini pastinya sudah semakin banyak orang yang mencari penghasilan dengan berdagang. Dengan berdagang kebutuhan sehari-hari nyalakan terpenuhi. Walaupun dengan jumlah penghasilan yang tidak tetap, bisa besar ataupun kecil. Meskipun begitu tetap harus bersyukur tidak boleh mengeluh. Harus terima apa adanya.

Sebagai manusia kita harus pandai bersyukur dengan apa yang di berikan Allah sebesar apapun dan sekecil apapun. Jadi dalam berdagang itu sudah biasa dalam mengalami keuntungan ataupun kerugian. Keuntungan yang di ambil harus sesuai dengan kualitas nya. Bahkan tidak boleh menjual barang yang kualitasnya buruk. Ada beberapa cara berdagang yang baik sesuai syari’at Islam yang patut dilakukan.

Cara Berdagang Sesuai Syari’at Islam Yang Pertama Niat Karena Allah Ta’ala

Dalam melakukan sesuatu kita harus dengan niat Allah Ta’ala. Agar dimudahkan, dilancarkan dan dipermudah dalam melakukan sesuatu. Terutama dalam cara berdagang sesuai syari’at Islam. Jika berdagang dengan niat karena Allah ta’ala insyaallah akan diperlancar dan dipermudah mendapat rizki.

Cara Berdagang Sesuai Syari’at Islam Yang Kedua Menjual Dengan Kualitas yang Bagus

Dalam Islam kualitas barang yang dijual harus dengan keadaan yang bagus. Dengan itu maka para pedagang sebelum menjual sesuatu harus dicek terlebih dahulu. Apalagi yang dijual berupa makanan. Biasanya jika ada yang basi dan tak layak dikonsumsi sebaiknya tidak di perjual belikan.

Cara Berdagang Sesuai Syari’at Islam Yang Ketiga Tidak Menimbun Barang yang di perjual belikan

Hal seperti ini tentunya tidak boleh dilakukan sama sekali dalam cara berdagang sesuai syari’at Islam. Akan menjadi sebuah kesalahan yang besar jika melakukan ini. Bahkan ada hukuman bagi pedagang yang menimbun barang dagangannya. Biasanya pedagang yang melakukan ini sudah membeli barang tersebut sangat banyak. Lalu di simpan lama dan akan dijual dengan harga yang sangat mahal nantinya. Hal ini sengaja dilakukan agar ketika konsumen sangat membutuhkan barang itu.

Cara Berdagang yang Keempat Harus Tetap Melaksanakan Ibadah

Walupun dalam keadaan apapun harusnya ibadah tetap dilakukan. Ketika sedang sibuk melayani karena banyak pembeli pun harus bisa meluangkan waktu untuk ibadah. Karena dengan melakukan ibadah yang tepat waktu akan lebih mempermudah dalam berdagang. Ketika beribadah juga bisa berdo’a agar barang dagangannya banyak yang membeli.

Cara Berdagang yang Kelima Tidak Merendahkan Dagangan Orang Lain

Hal seperti ini masih saja terjadi dalam dunia perdagangan. Penjual yang merendahkan atau menjelekan dagangan orang lain bertujuan agar dagangan miliknya yang laku. Padahal hal ini sangat tidak diperbolehkan dalam syari’at Islam bahkan jika melakukan ini akan mendapat dosa.

Cara Berdagang Yang Keenam Saling Menguntungkan

Pastinya dalam berdagang harus menguntungkan antar penjual dan pembeli. Penjual diuntungkan ketika pembeli menyerahkan uang ketika membeli. Pembeli pun harus diuntungkan dengan apa yang telah dibelinya. Kualitas yang diberikan harus bagus dan sesuai dengan harga. Tidak boleh menjual dengan harga mahal sedangkan kualitasnya jelek.

Cara Berdagang Yang Ketujuh Melayani Pembeli Dengan Baik

Tentunya penjual harus melayani para pembeli dengan baik dan ramah. Pembeli pun akan senang berbelanja ketika penjual melayani dengan ramah. Bahkan ketika ada penjual yang melayani tidak benar maka pembeli pun akan malas berbelanja padanya. Jadi pelayanan yang baik ini juga memiliki pengaruh terhadap lakunya barang.

Cara Berdagang Yang Kedelapan Mengambil Keuntungan Dengan Sewajarnya

Dalam mengambil keuntungan para penjual harus memperhitungkan dengan baik. Perhitungan harus sesuai dengan jenis dan kualitas barang yang dijual. Tidak boleh menjual dengan harga yang tinggi tetapi kualitasnya biasa saja. Bahkan ketika kualitasnya buruk tidak boleh diperjual belikan.

Selain melakukan tips diatas tadi, kami sarankan bisa menggunakan sarana dari Mbak Hidayah, yaitu menggunakan Rajah Pelarisan. Klik Gambar Dibawah Ini

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *